Assalamualaikum pembaca budiman.
Kalau pada beberapa postingan yang lalu, saya telah meringkaskan 11 langkah untuk belajar bahasa asing yang saya ambilkan dari blog Tomisimo Nah. Kali ini saya akan menerjemahkan Tanggapan dari artikel tersebut yang ditulis oleh Steve pemilik blog The linguist .
Mengapa tanggapan ini saya muat?
Karena Steve sendiri adalah salah seorang yang mampu menguasai 10 bahasa asing dengan belajar otodidak! Luar Biasa bukan?
Nah bagaimana tanggapan Steve atas kiat yang diberikan oleh David pada postingan yang lalu?
Simak berikut ini:
David yang pernah berkomentar pada posting saya terdahulu mengelola sebuah website yang cukup menarik tentang belajar bahasa Spanyol. Baru-baru ini dia menuliskan sebuah artikel dengan judul 11 langkah belajar bahasa Spanyol atau bahasa asing lainnya Saya setuju dengan penegasan akhir pada artikelnya mengenai pentingnya motivasi, tetapi saya tidak setuju hamir semua langkah yang dia sarankan. Berikut ini komentar saya:
1. Mengikuti Kursus
Tidak penting! Bagi saya kursusan BUKAN tempat yang efektif untuk belajar, karena hal itu hanya dibutuhkan bagi orang yang berdisiplin rendah atau lemah motivasi dan punya banyak waktu luang!.
2. Beli dan gunakan sebuah sampai 3 buah kamus.
Mungkin yang kita butuhkah bahkan cuma satu saja. Tetapi, bagi seorang pemula, anda butuh kamus yang kecil, dan kemudian butuh yang lebih besar. Lupakan kamus, pahami isi /materi (dari sebuah kalimat) dan ikuti. Jangan pusing dengan kata-kata diluar hal-hal/materi yang anda gunakan (dalam suatu kalimat atau pembicaraan.)
3. Miliki buku catatan saku
Ide utamanya adalah mencari semua yang ada di kamus dan menuliskannya dalam buku saku itu tentu ini memboroskan waktu saja! dan nampaknya tidak akan bisa bertahan lama.
4. Cari Teman Berbiacara
Yang jelas ini tidak mudah untuk menemukan teman. Kedua, semuanya tidak dibutuhkan sampai anda menyerap banyak bahasa melalui aktivitas yang menyenangkan. Dan jika anda mencari teman untuk berbicara pastikan anda memang benar-benar ingin berkomunikasi, bukan untuk main-main.
5. Buku Tata Bahasa.
Saya tidak menggunakannya. Pertama saya ingin merasakan bahasa itu untuk menyelaminya lebih dalam. Saya tidak butuh banyak aturan tentang apa yang belum saya alami. Saya lebih suka mengembangkan kebebasan pikiran saya yang memungkinkan saya mendalami bahasa melalui mendengar dan membaca.
6. Koran dan Majalah.
Biarlah pembelajar menemukan isi/materi yang cocok buatnya. Hal itu harus menarik dan menyeluruh. Paling ideal jika dalam bentuk audio dan teks. Ada banyak materi di internet yang seprti ini, dan kamu mengumpulkan dalam perpustakaan the linguist dalam bermacam bahasa bahas, dan berbagai level.
7. Film, Video dan Televisi
Untuk mendalami bahasa cukup satu jam dalam sehatri anda mendengar adan membaca. Meski menghibur, film dan video terlalu membuang banyak waktu, dan akan menyita banyak waktu anda. Film dan sejenisnya hanyalah sebagai menu penutup, hanya sebuah rangsangan dan hadiah, bukan media utama.
8. CD dan Kaset.
Yah, meski tidak mendengar musik untuk olahraga, gunakan untuk senang-senang saja. Dan gunakan web dan file MP3 jika mungkin. Dan dari tips nomor 8 sampai habis nampaknya kita sama-sama setuju.
9. Flash cards.
Flash cards, bisa menyenangkan bagi sebagian orang. Saya juga suka. Saya gunakan untuk belajar karakter bahasa Cina. Kami menyediakannya di situs LingQ . Akan tetapi seluruh flash card dan kosakatanya adalah berdasarkan kata-kata yang berasal adri materi yang anda dengarkan dan anda baca, bukan bikinan orang lain.
10. Musik.
Tidak ada yang salah dengan musik, tetapi hal ini intensitasnya rendah meskipun termasuk aktivitas yang menyenangkan. Musik bukan yang utama tetapi bagian dari pembelajaran secara keseluruhan..
11. Bicara Pada Diri Sendiri.
Sekali lagi, saya setuju dengan yang dikemukakan David.
[ad#adbrite460-1]


Hey this is a great article. I’m going to email this to my friends. I stumbled on this while surfing for some lyrics, I’ll be sure to come back. thanks for sharing.