[ad#adbrite460]
Oleh
Marwan Marouf –
(Muslim Amerian Society Youth)
[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=k_YXN905oWo&hl=en&fs=1&]
(rangkuman ceramah)
Setiap kali orang-orang ditanya tentang apakah yang dilakukan umat islam di bulan ramadan? Maka jawabnya menahan lapar dari subuh hingga petang, bersedekah dan sholat dimasjid lebih banyak dari biasanya.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka kita harus kembali pada Al quran tentang apa tujuan berpuasa?
Di akhir ayat 183 surat Al Baqoroh – tujuan puasa / shiyam adalah agar bertaqwa
Taqwa sendiri sebuah istilah yang abstrak dan mungkin sedikit sulit dipahami secara awam ketika diterjemahkan dalam tindakan. Akan tetapi dalam bulan ramadan, Allah s.w.t memudahkan kita memahami arti kata taqwa itu.
Bahwa puasa disyariatkan kepada orang yang beriman agar memperoleh taqwa.
Taqwa secara sederhana berarti melakukan sesuatu yang disukai Allah dan menjauhi sesuatu yang dibenci-NYA
Dan di bulan ramadan ini adalah mengajarkan kepada kita tentang mawas diri dimana kita diminta memperhatikan apa yang kita lakukan (apakah yang disukai Allah atau yang dibencin-Nya)
Dalam bulan ini, anda berlatih untuk selalu merasa di awasi oleh Allah. Karena bisa saja anda bersembunyi untuk minum atau makan tetapi anda tidak melakukan itu karena anda yakin Allah s.w.r mengawasi Anda. Itulah arti taqwa
Tetapi sayanya banyak manusia berpuasa yang tidak mendapatkan tingkatan taqwa tersebut.
Karenanya ada 3 macam orang yang berpuasa
Orang yang berpuasa secara fisik – tidak makan atau minum. Rasulullah s.a.w bersabda: ”Banyak orang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga saja”
Orang yang seluruh tubuh dan panca inderanya berpuasa – mata, telinga, mulut puasa dari hal-hal yang diharamkan.
Orang melakukan poin kesatu dan kedua dan hatinya juga berpuasa selalu sadar akan pengawasan Allah SWT.
Al Junaid, seorang ulama salaf, ditanya: siapakah orang puasa yang paling baik? maka jawabnya:
Orang ini adalah yang sepenuhnya hatinya terpaut pada Allah. Jika dia bicara, hanya yang disukai Allah, jika dia diam hal itu juga karena Allah, Itulah puasa yang sebenarnya.
Jadi bukan karena makanan dan minuman, tetapi karena Allah S.W.T.
Rasulullah s.a.w bersabda: Taqwa itu di sini (sambil menunjuk dadanya)!
Artinya : Taqwa itu ada di dalam hati
Sehingga selama bulan ramadan segala perilaku kita adalah untuk menjaga hati.
Kita puasa untuk menjaga hati, kita baca Qur’an untuk menjaga hati, kita pergi ke masjid untuk menjaga hati dan seterusnya.Semuanya menuju taqwa
Dan itulah tujuan dari berpuasa
[ad#adcamp450]

