Man Against the World – Survivor

Have you ever walked alone the night
Pernahkah engkau berjalan sendirian di malam hari

Like a man against the world?
Seperti seorang lelaki melawan dunia.

No one takes your side,
Tak seorangpun di sisimu

A boat against the tide.
Seperti perahu melawan ombak

When your faith is shaken,
Ketika keyakinanmu diguncang

You start to break,
Dan kau mulai berhenti

And your heart can’t find the words.
Dan hatimu tak menemukan kata-kata

Tossed upon the sand,
Kau lempar pasir ke atas.

I give you a man against the world.
Ku juluki engkau lelaki melawan dunia

All the people cheer
Semua orang bersorak

till the end is near
hingga batas akhir yang (sudah) dekat

Then the hero takes a fall.
Kemudian sang pahlawan jatuh

They’ll drag you through the mud.
Mereka menyeretmu ke lumpur

You’re only flesh and blood.
Dan kau tinggal kulit dan darah.

Oh I’ve walked the path
Oh, ku berjalan di pematang

from dark to light
dari gelap hingga cahaya

And have yet to come to terms.
Dan sekarang sampailah pada saatnya

Alone I take my stand,
Sendirian aku berdiri

I’m only a man against the world.
Aku hanya lelaki melawan dunia

But love!
Hanya cinta

Like a distant reminder,
Seperti sebuah pengingat waktu (jarak)

It tugs at my shoulder,
Yang menarik bahuku,

It calls me home.
Dan memanggilku pulang

I shout!
Ku berteriak!

Can a single voice carry?
Bisakah sebuah panggilan membawa?

Can I find santuary ,
Bisakah kutemukan …..

Within your arms?
Dalam dekapanmu?

One day when the answer’s clearer,
Suatu hari ketika semua jawaban menjadi jelas

One day when I even the score,
Suatu hari ketika aku menggenapkan nilaiku (yang kudapat)

You’ll reach and you’ll
Kau akan meraihku dan kau akan

find me with you,
menemukanku denganmu

Right beside you,
Tepat disampingmu,

Forever more!
Sepanjang masa!

But for now I walk the night alone,
Tetapi aku sekarang berjalan sendirian di malam hari

Like a man against the world.
Seperti lelaki menantang dunia.

A brand new day will shine,
Suatu hari baru akan bersinar

Through the avalanche of time.
Melintasi gelombang waktu

Though the road is long,
Meski jalanan masih panjang

But the feeling’s strong,
Tetapi keinginanku kuat

And the fire within still burns.
Dan api yang ada di dalam masih membar

Alone I take my stand,
Sendiran aku berdiri

I give you a man against the world.
Aku panggil engkau lelaki menentang dunia

Add a Facebook Comment

  1. trendy Aug 14th, 2008 @ 16:53 | #1

    belom pernah denger lagu ini!
    wekekekekke

  2. caknun Aug 28th, 2008 @ 13:34 | #2

    Paklik, punya gak liriknya lagu Survivor : The Eye of Tiger yang jadi OST-nya filmnya Silverster Stalone yang jadi petinju itu lo

  3. hmcahyo Aug 28th, 2008 @ 15:06 | #3

    Punya Pak Husnus… insya ALlah deh edisi berikut :)

    makasih dah komen disini :)

  4. Allied Telesis Feb 23rd, 2011 @ 09:28 | #4

    mantttabbb ni blognya…

  5. ALL USB Apr 1st, 2011 @ 09:37 | #5

    wahh,ini sangat menarik untuk dibaca..

Submitting Comment, Give me a second...

Leave a comment

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackbacks & Pingbacks ( 0 )
  1. No trackbacks yet.